Sabtu, 01 Oktober 2016

Wisata Kabupaten Buru, Disiapkan Sebagai Destinasi Unik di Maluku

Danau Rana di Pulau Buru (Foto istimewa)
 JAKARTA – Pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Buru sedang berupaya promosikan daerah ini sebagai destinasi wisata unik di Provinsi Maluku. Danau Rana di daerah ini akan jadi salah satu danau di Indonesia yang bakal dikenal wisatawan.

Danau Rana sendiri merupakan sebuah danau di Pulau Buru masuk di wilayah administrasi Kecamatan Air Buaya, Kabupaten Buru, Maluku. Obyek wisata ini berada di pedalaman Pulau Buru lebih kurang 63 kilometer, dan berada di ketinggian 700 meter di atas permukaan laut.

Danau Rana merupakan danau terbesar di Maluku, dan sangat cocok bagi wasatawan yang suka berpetualang di alam bebas. Untuk sampai ke danau ini, ada dua jalur pilihan, yakni melalui jalur barat melintasi Desa Wamlana Kecamatan Air Buaya terletak lebih kurang 80 kilometer dari pusat kota Namlea, dan bisa dicapai kendaraan roda empat dengan perjalan sekira 1,5 jam.

Wakil Bupati Buru Juhana Sudrajat saat peluncuran Festival Bupolo, Rabu (28/9/2016), di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, mengakui Pulau Buru lebih dikenal sebagai kawasan pembuangan tahanan politik, namun faktanya daerah ini punya potensi besar menjadi destinasi wisata Indonesia.

Juhana menambahkan, Kabupaten Buru juga menyimpan potensi alam yang tidak kalah dengan destinasi wisata lain di Indonesia. Salah satunya adalah Danau Rana terletak di Pulau Buru.

Sebagai salah satu daerah penghasil minyak kayu putih terbaik di Indonesia, Kabupaten Buru punya sisa bangunan yang dulunya dipakai sebagai gedung pertemuan dan kesenian para tahanan politik di Savanadjaja, Namlea, Pulau Buru.

Festival Bupolo di Kabupaten Buru dijadwalkan akan digelar selama hari, mulai 8 Oktober hingga 12 Oktober 2016. Festival dipusatkan di Kabupaten Buru ini diharapkan sebagai pembuka promosi wisata daerah ini ke tingkat nasional dan internasional.

Sekretaris Kementerian Pariwisata Ukus Kuswara mengakui pemerintah memang tengah mempromosikan Kabupaten Buru sebagai salah satu destinasi wisata di Indonesia.

Dari itu, pemerintah pusat terus melakukan perbaikan infrastruktur dan transportasi udara di Kabupaten Buru, Maluku.

Diakui Ukus Kuswara, Festival Bupolo sendiri akan dimasukkan ke kalender tahunan kegiatan pariwisata nasional. Dari itu, setiap tahunnya, festival ini akan digelar, sama halnya dengan Festival Danau Toba. (MR)





SUMBER: inilahtrip

Tidak ada komentar:

Posting Komentar